Muhammad Faiz Mubarok – Kebocoran Ginjal

Karena harus mengontrak rumah di Jogja, aku dan Ibuku harus berjuang lebih kuat lagi untuk membeli obat yang sangat mahal bagiku.

Mengalami kebocoran ginjal sejak kecil, bahkan sampai harus  mengalami kebutaan karena obat-obatan yang faiz konsumsi tak membuat Faiz patah semangat. Bahkan Faiz pun pernah mengikuti lomba catur khusus yang di ikuti oleh teman-teman yang mengalami kebutaan. Hal ini membuat Ibu Supiyah, Ibunya Faiz merasa bangga dengan Faiz.

Namun tetap saja kondisi keuangan yang tak stabil membuat Ibu Supiyah harus memutar otak supaya tetap bisa bertahan. Salah satu usaha yang di lakukan oleh Ibu Supiyah adalah dengan berjualan Angkringan. Namun penghasilan dari Angkringan pun tidak seberapa, bisa cukup untuk makan sehari-hari dan berobat Faiz sudah sangat bersyukur.

Karena Harus Mengontrak, Uang untuk Berobat Tidak Ada

Sekarang ditambah harus membayar kontrakan sebesar Rp 700.000/bulan sedangkan obat untuk Faiz yang harus di tebus Rp 200.000 – 400.000/bulannya. Obat tersebut tidak ditanggung oleh BPJS. Jadi hal ini yang sangat memberatkan Ibu Supiyah.

Bingung, sedih, pasrah bercampur aduk di dalam benak Ibu Supiyah. Harus bagaimana lagi supaya bisa membayar semuanya ini, apalagi dengan kondisi Ibu Supiyah yang sudah Janda karena sang Suami yang telah meninggal dunia.

Terkadang Faiz pun harus menunda untuk membeli obat yang sangat di perlukannya. Obat itu adalah Vip Albumin, yang harganya sangat tinggi dan tidak tercover oleh BPJS. Padahal obatnya ini sangat diperlukan oleh Faiz, karena berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kadar albumin dan hemoglobin (Hb) Faiz.

BUAT PERUBAHAN HARI INI

Tidak perlu banyak aksi untuk merubah hidup, Mulai dengan yang kecil sekarang juga dan buatlah perbedaan.

RELAWAN
DONASI