Bantu Setiawan lawan SLE Lupus


Setiawan, adek dengan sakit SLE-Lupus atau Systemic Lupus Erythematosus, penyakit autoimun yang menyerang seluruh organ tubuh. Pada awal perjumpaan kami di tahun 2014, kala itu Setiawan mengalami sakit Sirosis Hepatis (kerusakan organ hati). Berpuluh kali dirawat opname di rumah sakit, saat ini Setiawan melanjutkan rujukan pengobatan internal dari poliklinik anak ke Klinik Penyakit Dalam RSUP Sardjito. Sebelumnya Setiawan rutin kontrol dan berobat di klinik Imun dan Nefrologi rumah sakit.

Dari rumah tinggal mereka di Tirtomartani Sleman, Bapak Sumarno dan Ibu Sukiyah rutin membawa Setiawan untuk berobat (rawat jalan) di RSUP, setidaknya 2 kali dalam sebulan, sampai dengan sekarang.

"Jika teringat perjuangan waktu itu, kami sungguh bersyukur karena kondisi Setiawan saat ini jauh lebih baik" kata Ibu Sukiyah kepada kami. Kala itu rumah sakit seperti sudah menjadi rumah bagi kami, karena Setiawan harus berulang kali keluar masuk bangsal opname, dengan diagnosa sakit yang bermacam-macam dan sulit untuk kembali pada kondisi normal. Sampai dengan diagnosa SLE-Lupus ini bisa tegak, maka protokol pengobatan yang harus dijalankan pun menjadi lebih fokus. Setelah dulu organ dalam bagian hati (liver) dan persendian, saat ini serangan beralih pada bagian organ ginjal.

setiawan-23-juni1.jpg

Lupus memang merupakan sakit autoimun sistemik, penyakit dengan 1001 wajah, dimana sistem imun seseorang menyerang bagian-bagian organ dalam tubuhnya. Pemeriksaan dan pengobatan rutin untuk Setiawan sekarang dilakukan di klinik UPD (Unit Penyakit Dalam) RSUP Sardjito.

Semoga tidak ada halangan dan hambatan bagi Setiawan dan keluarga dalam menjalankan protokol pengobatannya. Semoga diringankan beban-beban hidup dan pengobatan mereka. Semoga kondisinya terus baik dan stabil, agar keinginan dan cita-cita Setiawan dapat terpenuhi. Sesulit apapun kondisinya, kita masih bisa memiliki keyakinan bahwa kita sedang bergerak ke arah yang lebih baik.

Bantu Setiawan agar tetap sehat kuat dan bersemangat dalam menjalani pengobatannya.

Cara donasi
1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
#Update 7 September 2017, kami bertemu dengan Setiawan yang sedang melaksanakan kontrol rutin setiap bulannya.
Beruntung mereka melek teknologi, sehingga untuk berangkatnya Bapak Sumarno tidak perlu repot-repot menggendongnya membawa ke halte trans jogja. Sekarang ia sudah bisa memesan melalui taxi online.

Bersyukurl sekali Ibu Sukiyah karena saat ini obat non BPJS yang ia tanggung tidak sebanyak sekarang. Dulu sekitar 1 juta harus ia bayarkan sendiri untuk menebus obat non BPJS untuk Setiawan. Namun saat ini hanya sekitar 500.000 yang harus ia bayarkan setiap bulannya untuk membeli obat non BPJS.

Terimakasih untuk segenap donatur yang telah mendonasi sedikit rezekinya. Mudah-mudahan donasi Anda dapat bermanfaat.

Admin

Dibuat 25 Apr 2017 Yogyakarta

Rp 20.000
terkumpul dari target Rp 5.000.000

0% terkumpul Pembelian Obat